Kementrian PUPR Menyiapkan Aturan BP2BT

Mei 10, 2017 Add Comment


Pernah mendengar mengenai Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT)? Terkait hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih mendiskusikan penyusunan peraturan tersebut bersama Bappenas dan Bank Dunia untuk mendukung hal tersebut.


Baca juga Apa Itu KPR

Apa Itu BP2BT?
Sebelum membahasnya lebih lanjut, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa BP2BT adalah rancangan pemerintah yang menyasar kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bentuknya sendiri akan berupa bantuan uang muka yang disesuaikan dengan jumlah tabungan masyarakat.

Dasar hukum dari pelaksanaan BP2BT sendiri nantinya akan dituangkan ke dalam peraturan menteri. Nantinya akan ada skema baru dan berbeda dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dapat dipastikan bahwa dasar hukum dari BP2BT ini akan lebih rinci dari segi tata cara pelaksanaannya.




Memanfaatkan Pinjaman Bank Dunia

Tidak main-main, Kementerian PUPR pun mendiskusikannya dengan Badan Perncana Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Bank Dunia (World Bank). Kenapa melibatkan Bank Dunia? Ternyata BP2BT ini menggunakan pinjaman sebesar US$450 juta dari Bank Dunia terhitung Agustus 2017 karena masih harus melalui tahap verifikasi.

Apa yang akan dilakukan dengan uang sebanyak itu? Dikutip dari properti.bisnis.com, sekitar US$215 juta akan digunakan untuk program BP2BT, US$215 juta untuk peningkatan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), dan US$20 juta untuk peningkatan sistem dan kebijakan perumahan yang melibatkan pemerintah daerah dan Perum Perumnas.

Apa Itu BP2BT?
Sebelum membahasnya lebih lanjut, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa BP2BT adalah rancangan pemerintah yang menyasar kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bentuknya sendiri akan berupa bantuan uang muka yang disesuaikan dengan jumlah tabungan masyarakat.

Dasar hukum dari pelaksanaan BP2BT sendiri nantinya akan dituangkan ke dalam peraturan menteri. Nantinya akan ada skema baru dan berbeda dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dapat dipastikan bahwa dasar hukum dari BP2BT ini akan lebih rinci dari segi tata cara pelaksanaannya.

www.lambanproperty.com

KPR Sejahtera; Solusi Rumah Murah

Maret 26, 2017 Add Comment


Ingin membeli rumah murah secara kredit? KPR Sejahtera, program yang diluncurkan pemerintah hasil kerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat ini bisa jadi solusinya. KPR bersubsidi ini disebut juga KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

Program ini bertujuan untuk meringankan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berkeinginan untuk memiliki rumah pribadi layak huni.
Dengan demikian, MBR bisa memiliki rumah layak huni dengan nilai DP ringan dan cicilan flat selama jangka waktu pelunasan yang telah disepakati.

Sasaran program KPR Sejahtera adalah masyarakat yang baru akan mengajukan KPR rumah untuk pertama kali. Dengan demikian, bagi yang sudah memiliki satu rumah, dua atau lebih, tidak berhak lagi mendapatkan subsidi.

Adapun berbagai keunggulan dari program KPR Sejahtera, antara lain waktu cicilan fleksibel hingga mencapai 20 tahun, proses cepat dan mudah, nilai DP ringan mulai dari 1%, perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran, serta bekerja sama dengan jaringan developer (pengembang) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kerja sama dengan jaringan developer tersebut membuat masyarakat bebas memilih rumah di berbagai lokasi perumahan bersubsidi di Indonesia. Sehingga, hal ini memudahkan masyarakat untuk memilih lokasi rumah yang strategis agar lebih efisien.

Syarat Pengajuan KPR Sejahtera



Berikut adalah syarat-syarat pengajuan KPR Sejahtera FLPP:
  • WNI berusia minimal 21 tahun;
  • memiliki penghasilan tetap. Maksimal penghasilan Rp 4 juta untuk rumah tapak dan maksimal Rp 7 juta untuk rumah sejahtera susun;
  • memiliki NPWP;
  • fotokopi SPT dan PPh;
  • belum memiliki rumah pribadi;
  • belum pernah menerima subsidi Pemerintah untuk proses pemilikan rumah.
Setelah memenuhi syarat-syarat di atas, Anda harus segera menentukan rumah atau lahan yang akan ditinggali. 
Anda dapat mendatangi developer perumahan untuk mengetahui tipe-tipe rumah mana sajakah yang bisa masuk kriteria KPR Sejahtera. Sebaiknya, pilihlah letak rumah strategis dan tidak jauh dari fasilitas umum.
Setelah itu, Anda bisa langsung mendatangi bank KPR bersubsidi guna untuk mengajukan pinjaman jenis KPR Sejahtera yang telah ditunjuk Pemerintah. Anda harus membayar uang muka kepada pihak bank.

Tips Memilih Hunian Bersubsidi



Dalam memilih hunian bersubsidi, Anda harus mempertimbangkan harga hunian, yaitu tidak melebihi dari subsidi yang diberikan. Setelah mendatangi developer dan mendapatkan rumah idaman, Anda sebaiknya memperhitungkan perkiraan angsuran yang harus dibayar kepada bank.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan apakah kemampuan finansial dapat tercukupi dan masih ada bagian untuk kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, pihak bank juga akan melakukan akad kredit saat Anda mengajukan KPR Sejahtera. Jika pengajuan belum disetujui, sebaiknya Anda mempelajari apa saja yang masih belum lengkap dalam pengajuan tersebut. Dengan begitu, pada pengajuan selanjutnya, berkas-berkas telah siap.

Namun jika telah disetujui, lunasilah angsuran KPR secara tepat waktu. Dengan demikian, pihak bank akan memberikan kepercayaan dan kemudahan serta fasilitas memadai. Cara lainnya, Anda juga bisa datang langsung ke kantor bank cabang penyalur KPR Sejahtera FLPP.

Dengan datang langsung, Anda bisa menanyakan informasi soal lokasi rumah terkait FLPP, menghitung kemampuan nasabah mencicil kredit, dan lain sebagainya.
Saat ini, Pemerintah menggandeng bank umum, bank syariah, dan Bank Pembangunan Daerah untuk menyalurkan BTN KPR Sejahtera FLPP.

Selain itu, Anda juga bisa aktif datang ke pameran perumahan non-real estate. Sebagai calon nasabah, sebaiknya Anda mencari informasi terlebih dahulu mengenai KPR Sejahtera. Dengan demikian, Anda tidak akan salah langkah dan sesuai prosedur.
Jika sudah mengetahui secara detail syarat-syarat pengajuan KPR Sejahtera dan sudah memenuhi berkas-berkas, maka Anda tidak perlu repot-repot ke bank dan ke pihak developer secara berulang-ulang.

Nah, bila Anda sudah siap mengajukan permohonan KPR Sejahtera, jangan lupa mencari informasi valid dari bank yang bersangkutan agar proses KPR Sejahtera berjalan efektif dan lancar.

Klik www.lambanproperty.com untuk bursa Rumah Subsidi

7 Cara Ampuh Mendapatkan Rumah Subsidi

Maret 26, 2017 Add Comment

Berikut adalah sejumlah jurus yang harus Anda kenali agar rumah subsidi menjadi milik Anda:

Menghitung Pendapatan
Menurut peraturan pemerintah, calon pemilik rumah subsidi harus memiliki penghasilan maksimal 4 juta rupiah. “Penghitungan tersebut berdasarkan 3x angsuran plus biaya hidup. Untuk itu, Anda harus menghitung dengan cermat jumlah pendapatan dan pilihan angsuran,” ujar Rori Septian selaku CEO lambanproperty.com yang juga menawarkan rumah subsidi.

Jarak Rumah ke Lokasi Bekerja
Pertimbangkan lokasi rumah subsidi tidak terlalu jauh dari tempat Anda mencari nafkah. Jika terlalu jauh, maka Anda dinilai bakal sering meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Anda bisa kalah bersaing dengan mereka yang lebih membutuhkan tempat tinggal segera. “Sebaiknya radius rumah dan lokasi bekerja tidak terlalu jauh atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam,” tambah Rori. (Baca Juga Bagaimana Kriteria Rumah Subsidi yang Baik?)

Kredit Mobil
Sebelum mengajukan rumah subsidi, periksa dulu sejarah transaksi Anda. Jika Anda pernah membeli mobil secara tunai, rumah subsidi masih bisa diperoleh. Tetapi Anda tak mungkin dapat memiliki rumah subsidi, jika pernah tercatat mengajukan cicilan mobil. “Calon pemilik rumah subsidi harus belum pernah memiliki kredit mobil sebelumnya,” kata Rori lagi.

Kredit Motor
Masih memiliki cicilan motor? Tidak masalah. Anda masih punya kemungkinan besar mendapatkan rumah impian. Tetapi pastikan cicilan Anda tidak tertunggak pada saat Anda dalam proses pengajuan kredit rumah. “Terlambat seminggu saja, bank bisa mengetahui status tunggakan tersebut dan membuat permohonan tidak lolos, Imbuhnya

Cicilan Rumah
Jika Anda pernah mencicil rumah sebelumnya, besar kemungkinan permohonan Anda tidak diloloskan. “Program rumah subsidi ini hanya ditujukan kepada mereka yang belum pernah mengajukan kredit rumah,” (Baca juga Syarat dan Langkah KPR?)

Status dalam Pekerjaan
Jika Anda berstatus karyawan, pastikan status Anda bukan karyawan kontrak. Untuk program rumah subsidi, Anda harus berstatus karyawan tetap selama 2 tahun. “Hal ini mengingat angsuran yang relatif panjang, sehingga di masa depan tidak terjadi kemacetan dalam pembayaran angsuran,” tambah Rori

Kartu Kredit
Bank Indonesia memiliki catatan semua orang yang pernah menerima kredit. Daftar tersebut merekam sejarah pelunasan kredit dan diurut secara ranking. Ranking pertama adalah orang-orang yang selalu melunasi pembayaran secara tepat waktu. Sementara ranking kelima berisi daftar nama-nama orang yang melakukan penunggakan pembayaran hingga lebih dari 270 hari. Ranking ini biasa disebut daftar black list oleh bank. Jika Anda masuk dalam daftar blacklist tersebut, lupakan rumah subsidi. Nah, untuk mengetahui status, Anda datang ke gerai info BI dan meminta Informasi Debitur Individual (IDI). Data IDI akan menjelaskan status tersebut.

Klik www.lambanproperty.com untuk info seputar Rumah Subsidi lainnya...

Bagaimana Kriteria Rumah Subsidi yang Baik?

Maret 25, 2017 Add Comment


Bagi yang penghasilannya pas-pasan, mampu membeli rumah rasanya seperti mimpi di siang bolong. Mengingat harga rumah yang kian melangit. Tak heran jika program DP 0% pun menjadi "jualan" salah satu paslon yang berlaga di Pilgub DKI. Padahal, bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bisa memanfaatkan keberadaan rumah subsidi yang memang bisa dijadikan solusi untuk mendapatkan rumah dengan harga yang bersahabat.
Setelah mengetahui ada program perumahan bersubsidi, apa yang harus dilakukan?  Saya kutip dari Bisnis.com, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak menyesal membeli rumah subsidi.Berikut ini tipsnya:

1. Jangan tertipu brosur
Jangan tertipu dengan tampilan brosur, ada baiknya Anda langsung mengunjungi lokasi rumah subsidi tersebut, periksa dengan seksama apakah rumah yang dimaksud benar-benar nyaman untuk ditinggali. Contohnya seperti akses jalan yang baik, atau kondisi fisik bangunan rumah yang memang benar-benar kokoh.

2. Cari dekat kantor
Idealnya, jangan memilih rumah yang jauh dari tempat kerja, karena hal tersebut akan membuat Anda stress, selain itu lokasi rumah yang jauh juga akan membuat Anda boros. Namun untuk kasus rumah bersubsidi, nampaknya hal ini agak sulit direalisasikan. Biasanya rumah bersubsidi lokasinya cukup jauh. Nah, kalau sudah begini, Anda harus punya perhitungan kira-kira sejauh mana yang bisa dicapai. Misalnya jarak dari rumah ke kantor 25km masih realistis untuk di Jabodetabek.

3. Pertimbangkan akses
Pilihlah rumah yang memiliki aksesibilitas yang baik, artinya rumah tersebut memiliki lokasi yang strategis, serta dapat dilalui oleh transportasi umum. Selain itu, pilih lah rumah yang memiliki kondisi jalan yang baik, tidak berlubang dan tidak rawan longsor.

4. Periksa air
Saat selesai dibangun, biasanya rumah subsidi tidak langsung dipasang jaringan listrik ataupun air, untuk itu pastikan kepada pihak pengembang agar segera memasangkan aliran air dan listrik, jangan sampai setelah ditinggali Anda akan bingung untuk mencari air.

5. Periksa septic tank
Selain itu yang perlu diperhatikan adalah urusan sanitasi, pastikan septic tank dibuat dengan ukuran yang selayaknya yakni minimal 1,5 meter ke bangunan. Sementara, jarak dari septic tank ke sumur pompa air bersih minimal 10 meter.


Bagaimana kriteria Rumah Subsidi yang Baik dan Strategis, klik disini www.lambanproperty.com

Cara Membuat Carport Agar Tampak Lebih Bagus dan Menarik

Maret 25, 2017 Add Comment


Kebutuhan akan tempat untuk menyimpan mobil agar terhindar dari pencurian ataupun untuk melindungi mobil terhadap cuaca terik matahari ataupun oleh air hujan membuat para si pemilik mobil ingin memiliki sebuah garasi.
Akan tetapi, minimnya ketersediaan lahan untuk membuat garasi menjadi problema untuk para pemilik mobil. untuk itu cara mensiasatinya yaitu dengan membuat sebuat carport.
Carport sebagai sarana untuk memarkir kendaraan terutama mobil sesuai dengan fungsinya memang tidak dilengkapi atap dengan lantai yang menggunakan bahan bertekstur kasar bermotif standar. Namun dalam perkembangannya, seringkali pemilik rumah menambah atap dan mengganti lantainya dengan warna dan tekstur yang lebih sesuai selera. Cara berikut bisa dijadikan acuan bagi anda yang ingin membuat carpot agar tampak lebih bagus dan menarik.
  • Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kemana buangan air bekas mengalir. Carport biasanya dipakai untuk kegiatan mencuci selain memarkir mobil maka sebaiknya memiliki kemiringan sekitar 3% (1,35 derajat). Lebih baik bila dilengkapi selokan dengan kemiringan yang sama.
  • Buat tali air sebagai tempat untuk mengalirnya air. Desain carport biasanya memiliki pola tertentu, garis-garis pada pola tersebut bisa dibuat sebagai tali air dengan kedalaman sekitar 2 cm.
  • Antara pagar rumah dan jalan bisa dihubungkan dengan ramp yang memiliki kemiringan tertentu. Ramp ini dapat difungsikan seperti jembatan yang menutupi sebagian saluran. Karena itu kemiringannya perlu diperhatikan agar air tetap bisa mengalir. Pada ramp ini bisa juga dibuatkan pola-pola tertenti yang berfungsi pula sebagai tali air. Sebaiknya tali air juga dibuat pada pertemuan antara ujung ramp dengan jalan, agar air buangan tidak menggenangi jalan.
  • Gunakan material bertekstur kasar agar tidak licin dan mencegah slip. Selain membahayakan penghuni, lantai yang licin (slippery) juga kurang baik untuk mobil. Material yang digunakan bisa berupa batu tempel, batu sikat, koral sikat maupun keramik bertekstur kasar yang non-slippery, asal tetap memperhatikan buangan air (tali airnya).
  • Hindarkan penggunaan meterial yang membuat air tergenang, seperti batu alam yang mempunyai ceruk dalam sehingga air sulit mengalir.
  • Ramp tidak boleh melebihi jalan. Kadang sering dijumpai ramp carport yang melebihi ketentuan (sampai ke badan jalan).
  • Atap carport bisa dibuat tidak terlalu tinggi sehingga tidak melebihi atap lantai satu. Hal ini untuk menjaga keserasian lingkungan serta keindahan siluet bangunan.
  • Selama bangunan carport tersebut semi permanen (hanya terdiri tiang dan atap), meskipun terbuat dari meterial keras seperti beton, masih boleh melebihi batas GSB. Lebih baik jika memilih meterial yang ringan seperti rangka kayu ataupun besi.
Ada banyak pilihan rumah dengan carport luas disini www.lambanproperty.com
Sumber: Majalah Property